catatan informasi sejarah desa kemiren


20 November 2017
Pak Suhaini
·         Tahun 1995 dinyatakan sebagai adat kemiren
·         Kawin Colong adalah kawin yang tidak disetujui oleh orang tua dengan cara mencuri wanita yang dicintainnya dan menghilang selama lebih dari 24 jam
·         Ada 9 kecamatan kelompok osing tapi hanya 1 yang diakui sebagai desa adat yaitu tepatnya desa kemiren
·         Osing adalah masyarakat sisa jaman hindu yang tidak mau kembali ke majapahit dikarenakan seluruhnya mau dimasukkan agama islam
·         Mengikutkan para pemuda-pemuda dan kadang anak-anak dalam kegiatan adat atau dijadikan sebagai panitia, tujuannya biar mereka tau adatnya kita seperti apa jadi meski kedatangan orang dari luar daerah, budaya yang ada sejak dahulu tidak luntur atau hilang.
21 November 2017
Pak Tompo
·         Kawin colong, antara cewek dan cowok sama-sama suka meski orang tua tidak setuju, tapi pada akhirnya orang tua ini pasrah juga menurut pada pilihan anaknya, meski sebelumnya diwaktu kecil si cowok sudah dijodohkan dengan wanita lain,akan tetapi si cowok tidak mau dijodohkan dia lebih memilih pilihan hatinya.
·         Pak tompo adalah narasumber pertama, berumur 65 tahun, pekerjaan sebagai petani, tidak pernah mengenyam pendidikan, punya saudara 7, tinggal dirumah istri bahkan semua harta benda milik istri, menikah dengan istri pada tahun 1972, menikahnya tanpa ada unsure dijodohkan mereka sama-sama mau
Pak Hipno taji
·         Kawin colong adalah kawin adat kemiren kawin tersebut sah secara hokum karena para calon mempelai mendatangkan pihak dari KUA, seperti pernikahan pada biasanya dilakukan dengan cara-cara kultur budaya agama islam, karena semua masyarakat osing beragama islam.
·         Bpk Hipno Taji, adalah orang pendatang  yang masuk ke desa osing pada tahun 1985/84, beliau berasal dari mojokerto asli majapahit beliau melihat orang sholat di masjid pada hari jumat hanya terdapat 3 sap, beliau beranggapan bahwa masyarakat osing sendiri aslinya masih sedikit
·         Rata-rata masyarakat desa kemiren punya keturunan 1 orang contohnya : pak tompo punya 1 anak sedangkan anak pak tompo juga punya 1 anak
·         Saudara asli 12
·         Paktompo punya anak 1 perempuan, sekarang PSG di jogja
·         Angkat-angkatan =melaku sitik wes katut
·         Salah satu faktor terjadinya nikah colong adalah kurang terbukanya anak dengan orang tuanya
·         Asalmula kawin kawin colong masih di gali oleh ketua adat yaitu Pak Suhaini sejarahnya belum digali
·         Pada perkawinan adat kemiren terdapat arak-arakan yang minimal peserta yang ikuit 60 orang dinamakan rotongan atau arak-arakan kemanten
·         Rotongan adalah tradisi yang memang harus diikuti oleh masyarakat sekitar, dikarenakan kalau tida ikut akan mendapatkan sanksi social berupa pembalasan apabila tidak menghadiri mengikuti tradisi arak-arakan maka selanjutnya jika ada acara kemanten pada orang yang tidak menghadiri tersebut maka tidak dihadiri jugalah oleh orang yang pertama tadi.
·         Hukuman social yang paling menyakitkan ketika ada hajatan tapi yang datang tidak banyak, seperti halnya acara pernikahan, sampai-sampai ketika ada rapat di lingkup pekerjaan sepertihalnya ada rapat dikantor tidak dihadiri, lebih mementingkan kegiatan social dimasyarakat adat.
·         Didesa kemiren terdapat kitab yang namanya kitab Soro, kitab tersebut berupa catatan nama-nama orang siapa saja yang menyumbang dalam acara adat tersebut, semisal bapak A menyumbang pisang satu karung kepada bapak B, maka bapak B tersebut wajib mengembalikan satu karung juga pada bapak A.
·         Kasur yang dipepe warna merah hitam dimana arti warna tersebut menandakan arti tekad dan berani
·         Dikemiren ada orang mau masuk susah, dulu, hanya 2 orang yang bisa.
·         Jual tanah pun tidak bisa
·         Dulu ada yang ditakuti yaitu orang Madura, maksudya takud budaya luntur
·         Pancer =  wali nikah
·         Budaya sebelum nikah §luluran
§potong gigi
·         Masalah perceraian, sebelum adanya hokum pemerintahan, ditalak saja sudah langsung bercerai.
Pak Suhaini
·         Colongan ketika awalnya dijodohkan antara A dan B diwaktu kecil dan masih belum mengadakan acara pernikahan,tapi setelah dewasa si A malah punya pacar si C sedangkan orang tuanya tidak setuju dengan Si C, akhirnya dicolonglah si C oleh si A, tapi lama kelamaan akhirnya orang tuanya si A setuju juga.
·         Penganten adat
§Surup :              artinya penganten yang dipertemukan diwaktu hampir maghrib pas resepsi
§Diarak :             artinya dibawa keliling desa kepada seluruh masyarakat sekitar, tujuannya supaya diketahui orang.
Mac up luntur artinya sudah tidak perawan
·         Baju penganten tergantung para pihak yang akan melangsungkan perkawinan
·         Pakai songkok seperti raja diwaktu dulu
·         Karena surup dalam artian Siang menuju Malam, siang menandakan adanya aktifitas menuju malam menandakan damai atau tidak adanya aktifitas,siang menandakan masih remaja menuju malam menandakan sudah mau menuju berumah tangga.
·         Sebelum menikah ada larangan yaitu tidak boleh keluar rumah terlalu jauh selama 40 hari, tapi sekarang sudah tidak ada lagi.
·         Masalah cerai sudah diluar tanggung jawab hokum adat
·         Persyratan pernikahan :                §Resepsi seperti biasanya
§Ada selametan
§Ada pecel pitek
·         Ada 3 macam perkawinan adat : § Angkat-angkatan
§Ngeleboni
§Colongan
·         Setelah 40 hari pernikahan ada slapan (selametan)
·         Syarat : Pikulan artinya segala kebutuhan rumah tangga dan dapur menandakan bahwa orang
tersebut sudah berumah tangga, sudah bukan tanggung jawab orang tua lagi.
Bantal kloso adalah tikar dan bantal, ketemunya jodoh.
Petek angkrem (supaya berkembang).
Gendong dandang.
Perang brangkat.
Pra sowod.
Beras kuning
·         Disirami biar disalini pakaiannya ketika pulang kerumah
·         Asal cungking : §tahun 1600 san perpecahan masyarakat dari cungking kekemiren
§ nama kemiren diambil dari nama kemiri dan durian
§ tradisi masyarakat osing suka ngedo’(nginep disawah) tidak pulang beberapa hari
§ pemecahan lingkungan, jadi setiap lingkungan dinamai siapa orang yang menempati pertama, contoh : buyut cuingking lingkungn yang ditempati dinamai cungking
§ kemiren 2 dusun yaitu dusun krajan dan kedaleman
22 November 2017
Pak suhaini
·         Batas wilayah (dari kantor desa)
§Sebelah utara desa jambisari kecamatan giri
§Sebelah selatan desa olehsari kecamatan glagah
§Sebelah timur desa banjarsari kecamatan glagah
§Sebelah barat desa glagah kecamatan glagah
·         Baju adat perkawinan sudah tidak ada
·         Penganten osing pakek kacamata
·         Orang cungking nginep disawah karena ada belanda dirumahnya (meddok)
·         Juga orang cungking males wira-wiri karena jauh dari cungking kekemiren, jadi mau tidak mau nginep di sawah saja
·         Terdapat 9 kecamatan yang beradat osing, tapi hanya kemiren yang di angkat menjadi desa adat, diantaranya rogojampi,singojuruh, blimbingsari,songgon, glagah,giri
Pak Andit 48 tahun
·         Pendatang masuk
Lewat perkawinan
Punya tanah didaerah situ
·         Perkawinan SAK PANCER adalah perkawinan saudara, akibat perkawinan tersebut ada kwalat/pamali salah satu contohnya : cari sandang pangan soro
·         Munculnya kawin colong kadang ada kenakalan remaja, tetapi perlu diingat, ini suka-sama suka,tapi otunya tidak setuju
1.       ANGKAT_ANGKATAN, penganten perempuan yang diangkat oleh orang tuanya, ketika sudah mulai resepsi, yang mengambil laki-laki
§JAREK KLOWONG adalah yang digunakan untuk angkat-angkatan
2.       COLONGAN:
§seneng podo seneng A+B
§Tukar cincin A+B
§Punya pacar,orangtuanya tidak tau A+C
§akhirnya dicolonglah C oleh A
3.       NGELEBONI (hampir sama dengan colongan)
Pihak laki-laki langsung masuk kerumah si perempuan dengan cara ngendap-ngendap atau bisa secara terang-terangan, terus dari perempuan memberi tau kepada orang tuanya, dari orang tuanya perempuan laporan ke pada orang tuanya si laki-laki.
·         Masalah resepsi ke3nya sama
·         Sebelum perkawinan berlangsung
§Slametan atau ngirim dowa’
sesajen (pisang masak,sego golong, (tumpeng sarokat adalah sayuran bermacam-macam dengan sambal pecel),jenang abang)
Ngundang tetangga
setelah resepsi beda lagi
§Arak-arakan pas setelah resepsi setelah itu temu manten
§Arak-arakan adalah memberi tau bahwa kemanten tersebut sudah punya pasangan (intinya)
§Nanti setelah bongkar terop ada slametan sebelumnya ada juga acaranya
·         Masing-masing orang punya kitab soro
·         Resepsi ada yang sampai 1 minggu
·         Acara arak-arakan dilakukan ke 3 perkawinan tersebut, tergantung pada pihak pengantennya, seperti halnya: apabila calon pengantennya dari luar kota seperti Jakarta tidak mau melakukan acara arak-arakan  tersebut maka tidak usah.




Komentar