Senin 25 oktober 2016
Aku merasa kebingungan masalah-masalah yang muncul
silih berganti, aku mencoba mencari tempat perenungan, mencoba menyisiri jalan,
tapi tetap saja sehabis itu masih ingat- ingat dalam benak ini,
''Subhanallah
walhamdulillah walailahaillallah wallahu akbar''
Ya Allah terimakasih atas segala nikmat yang telah
engkau berikan selama ini,apa yang sebenarnya kita cari didunia ini ternyata
hanyalah kebahagiaan, aku bersyukur kepadamu ya Allah atas nikmat yang tak
terhingga ini, sebenarnya tidak usah jauh-jauh kalau mau ingin merubah diri
dari keterpurukan yang disebabkan karena datangnya masalah-masalah, cukup kita
mengenali diri kita sendiri.
Siapa kita?, apa tujuan kita?, dan mau diapakan setelah
tujuan kita itu tercapai?. semua hanya satu tujuan yaitu “kebahagiaan’, apakah
uang membuat kita bahagia, apakah jabatan membuat kita bahagia, ataukah wanita
yang sangat cantik dapat membahagiakan kita, jawabannya belum tentu, kalaupun
dari ketiga itu bisa membahagiakan kita pastinya hanyalah sementara bisa dikata
tidak sampai keakherat,
Dan akhirnya Subhanallah ,,,, aku lihat tetangga
sebelah dia tidak kaya dan juga tidak miskin tapi apa yang bisa aku petik dari
hikmah yang ada padanya, dari semua kegiatan- kegiatan yang ia lakukan hanyalah
spele saja, tapi aku melihat ada satu yang jarang orang miliki yaitu
kebahagiaan yang tak ternilai hargannya, akupun baru sadar bahwa sesungguhnya
kebahagiaan yang timbul dari diri mereka
yaitu rasa syukur, tulus, iklas pada sang pencipta yaitu Allah subhanahu wata
ala. Mereka menjalaninya dengan ridho.
perjalanan di dunia aku yakin semua itu bagaikan
panggung sandiwara, yang mana panggungya sebagai dunia dan kita-kitalah yang
memerankanya diatas dunia ini, dan pasti dalam menjalaninya adakalnya kita
tersandung lalu jatuh, tinggal kitanya saja mau apa tidak bangkit lagi?? Toh
pada intinnya semua orang itu tidak ada yang sempurna pasti akan mengalami
jatuh dan bangun.
Komentar
Posting Komentar